AAJI Daily News - 3 Maret 2026


Selasa, 03 Maret 2026                                                                                                                           

FM-CC-AAJI-006-00          

OVERVIEW

Positive

Neutral

Negative

54

3

0

Online

Print

Electronic

47

10

0

ISSUES

  • Tentang AAJI: 1 Total News
  • Kinerja Industri dan Perusahaan Asuransi Jiwa: 31 Total News
  • Inovasi Produk, Teknologi, dan Layanan: 2 Total News
  • Isu Konsumen dan Reputasi Publik: 3 Total News
  • Isu Regulasi dan Kebijakan Pemerintah: 1 Total News
  • Kampanye Edukasi dan Literasi Keuangan: 19 Total News

TENTANG AAJI

AAJI dan 15 Perusahaan Asuransi Jiwa Berkolaborasi di Kick Andy Binus Alam Sutera, Edukasi Mahasiswa dan Salurkan Bantuan Bencana Sumatra (metrotvnews.com, 02/03/2026)

Industri asuransi jiwa menunjukkan komitmennya dalam mendukung edukasi generasi muda. Salah satunya melalui partisipasi aktif dalam Kick Andy Goes to Campus di Auditorium Binus University Alam Sutera Campus, Kamis, 26 Februari 2026. Kegiatan ini menghadirkan kolaborasi antara dunia pendidikan, industri, dan komunitas, dengan dukungan penuh dari 15 perusahaan anggota Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI). Direktur Eksekutif AAJI Emira E. Oepangat menegaskan bahwa kehadiran AAJI dalam forum kampus bukan sekadar partisipasi seremonial, melainkan bagian dari program strategis asosiasi. "Wah, hari ini seru banget. Kita berkesempatan kerja sama dengan BINUS Alam Sutera dan tim Kick Andy. Ada dua program sebetulnya dari AAJI yang kita lakukan hari ini.

KINERJA INDUSTRI DAN PERUSAHAAN ASURANSI JIWA

Prudential Syariah Perkuat Akses Proteksi Syariah Bagi Masyarakat (Ekonomi Neraca, 03/03/2026)

PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) menyatakan, komitmen untuk memperkuat akses masyarakat terhadap proteksi berbasis syariah yang saat ini dinilai masih rendah. Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah Vivin Arbianti Gautama dalam keteranganya di Jakarta, Sabtu menyatakan, di tengah tren literasi keuangan syariah yang terus meningkat, tantangan inklusi masih menjadi pekerjaan besar.

AXA Mandiri, Brand Terkuat Asuransi Jiwa (Info Bank, 03/03/2026)

TIGA perusahaan asuransi jiwa tampil bersinar sebagai yang paling populer di kanal internet sepanjang 2025. Ketiganya meraih perhatian tinggi dari publik, memperlihatkan brand terkuat asuransi jiwa yang konsisten hadir di ruang digital dengan merek yang unggul dan strategi brand building yang solid.Di puncak klasemen, AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) menunjukkan dominasi dengan total indeks 3.947. Perusahaan yang dipimpin Handojo G. Kusuma sebagai presiden direktur ini mendapatkan 4.849 mentions. Menariknya, mayoritas percakapan bernada sangat positif, yakni mencapai 2.974, ditambah 145 sentimen positif.

Ciputra Life Beberkan Tantangan yang Bisa Pengaruhi Pertumbuhan Premi pada 2026 (id.tradingview.com, 03/03/2026)

PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) membeberkan sejumlah tantangan yang bisa memengaruhi pertumbuhan premi pada 2026.Direktur Ciputra Life Listianawati Sugiyanto mengatakan tantangannya, yakni masih adanya ketidakpastian ekonomi, tingkat inflasi biaya layanan kesehatan, serta perlambatan daya beli.Listianawati mengungkapkan beberapa faktor itu dapat menjadi penghambat pertumbuhan premi perusahaan pada 2026, terkhusus asuransi jiwa kredit yang sejauh ini menjadi penopang kinerja Ciputra Life.Dia bilang terdapat potensi orang memilih untuk berhemat dan menunda cicilan besar, seperti membeli rumah atau mobil."Alhasil, berpengaruh pada produk asuransi kami asuransi jiwa kredit dan sejalan dengan pengajuan pinjaman tersebut.

Danantara Pangkas Asuransi BUMN Jadi Tiga Entitas (Jawa Pos, 03/03/2026)

Peta industri asuransi pelat merah bakal berubah signifikan. Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menyiapkan perombakan besar-besaran struktur Badan Usaha Milik Negara (BUMN), termasuk dengan memangkas jumlah perusahaan asuransi BUMN secara drastis.Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria menyampaikan, konsolidasi akan merampingkan 15 perusahaan asuransi BUMN menjadi tiga entitas utama. Masing-masing fokus pada asuransi jiwa, asuransi umum, dan asuransi kredit, ucapnya.Rencana tersebut mendapat perhatian pelaku industri. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menilai konsolidasi berpotensi membuat struktur persaingan industri asuransi jiwa semakin dinamis.

Profesionalisme Tenaga Pemasar Kunci Utama Kepercayaan Nasabah (mediaindonesia.com, 02/03/2026)

POTENSI pertumbuhan agen asuransi di Indonesia masih sangat besar. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per akhir November 2025, jumlah agen asuransi jiwa tercatat mencapai 233.998 orang atau tumbuh sekitar 14% dibandingkan dengan Juni 2025. Pertumbuhan ini menunjukkan profesi agen asuransi semakin diminati, sekaligus membuka peluang untuk terus meningkatkan kualitas tenaga pemasar di industri melalui pembekalan mindset dan kompetensi yang tepat. Bukan hanya itu. Di tengah meningkatnya kebutuhan proteksi, agen asuransi kini menjadi mitra strategis dalam memperluas jangkauan perlindungan dan literasi keuangan di Indonesia.  Chief of Agency FWD Insurance Ang Tiam Kit mengatakan profesionalisme tenaga pemasar adalah kunci utama untuk memenangkan kepercayaan nasabah.

Indonesia Re Bongkar Biang Kerok Premi Reasuransi Seret (kontan.co.id, 02/03/2026)

PT Reasuransi Indonesia Utama atau Indonesia Re membeberkan sejumlah tantangan yang dirasakan selama ini terkait pertumbuhan premi reasuransi.Direktur Teknik Operasi Indonesia Re Delil Khairat mengatakan kondisi industri rerasuransi bisa dibilang mengalami kendala yang cukup berat beberapa tahun belakangan, salah satunya tercermin dalam market asuransi yang terbilang stagnan dan cenderung tak bertumbuh signifikan."Jadi, sejatinya pertumbuhan terbatas di asuransi umum dan jiwa memang terlihat sulit, sedangkan eksposur risiko itu selalu meningkat setiap tahun. Hal itu juga berdampak terhadap premi reasuransi. Dengan demikian, premi reasuransi untuk bertumbuh itu memang sulit karena asuransinya itu tidak tumbuh," katanya kepada Kontan, Senin (2/3).

Indonesia Re Nyaman di Atas Tugure dan Maipark (Info Bank, 03/03/2026)

ADA 1.053 pembicaraan (buzz) di media sosial yang membahas soal 3 perusahaan reasuransi terpopuler di medsos sepanjang 2025. Reasuransi Indonesia Utama (Indonesia Re), Tugu Reasuransi Indonesia (Tugure), dan Reasuransi Maipark Indonesia (Maipark) menjadi tiga brand reasuransi paling ramai dibicarakan di kalangan netizen.Apresiasi tinggi perlu diberikan kepada Indonesia Re lantaran sukses mempertahankan status teratas di empat edisi beruntun. Jajaran direksi beserta seluruh tim Indonesia Re kembali berhasil mempertahankan citra yang bagus di mata publik.Di 2025, perusahaan pelat merah ini diperbincangkan warganet sebanyak 529 kali. Dari jumlah itu, 327 pembicaraan di media sosial bernada (tone) sangat positif. Angka itu menjadi bukti dari strategi jitu dan tepat sasaran yang diterapkan perusahaan ini di media sosial. Capaian ini juga mempertegas posisi Indonesia Re sebagai perusahaan reasuransi terdepan bagi masyarakat Indonesia.

Industri Asuransi Cermati Dampak Rencana Penurunan Produksi Batubara 2026 (kontan.co.id, 03/03/2026)

Wacana pemangkasan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) pertambangan batubara 2026 dinilai berpotensi memengaruhi kinerja industri asuransi umum.Pengurangan kuota produksi yang signifikan diperkirakan berdampak pada sejumlah lini bisnis yang selama ini bergantung pada aktivitas pertambangan batubara.Pengamat asuransi Irvan Rahardjo menilai, potensi pemotongan kuota produksi batubara tahun 2026 yang dilaporkan bisa mencapai 40% menurut Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia-Indonesian Coal Mining Association (APBI-ICMA), akan berdampak negatif pada perusahaan asuransi, khususnya di lini marine cargo, alat berat, dan asuransi energi.Baca Juga:OJK Beberkan Tantangan Industri Asuransi, dari Bencana Alam hingga Spin Off Syariah "Penurunan produksi akan mengurangi volume pengiriman batubara, sehingga premi marine cargo berpotensi turun.

OJK Proyeksi Aset Asuransi Bisa Tumbuh 5%-7% pada 2026, Ini Kata AXA Mandiri (kontan.co.id, 02/03/2026)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan aset industri asuransi bisa tumbuh 5%-7% secara Year on Year (YoY) pada 2026. PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) menilai proyeksi tersebut realistis untuk tercapai dan positif bagi penguatan industri.Chief Customer, Marketing, and Product Officer AXA Mandiri Theodores Tangke mengatakan pertumbuhan tersebut dapat dicapai apabila seluruh pemangku kepentingan terus menjaga momentum pemulihan ekonomi."Ditambah, berupaya juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap perlindungan asuransi," ucapnya kepada Kontan, Minggu (1/3).Theo melihat bahwa proyeksi tersebut selaras dengan meningkatnya tingkat literasi dan kebutuhan masyarakat terhadap produk proteksi, serta perencanaan keuangan jangka panjang.

Pendapatan Premi Asuransi Jiwa BCA Tumbuh 32,9% pada 2025 (kontan.co.id, 02/03/2026)

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) membukukan kinerja premi yang positif sepanjang 2025. Total pendapatan premi perusahaan tercatat mencapai sebesar Rp 2 triliun.Presiden Direktur dan CEO BCA Life, Eva Agrayani, mengatakan, premi tersebut tumbuh 32,9% dibandingkan realisasi 2024 yang sebesar Rp 1,51 triliun.Ia bilang, pertumbuhan tersebut mencerminkan kinerja yang solid di tengah dinamika industri asuransi jiwa.,Baca Juga: BCA Expoversary Bali 2026 Tawarkan KPR Mulai 1,69% dan Promo KKB-KSMHal ini mencerminkan kinerja pertumbuhan yang sangat baik di tengah dinamika industri asuransi jiwa, ujar Eva kepada Kontan, Kamis (26/2/2026).Dari total premi tersebut, hampir 30% disumbang oleh kanal bancassurance melalui sinergi dengan Grup BCA.

Produk Tradisional Masih Jadi Kontributor Premi Terbesar Tokio Marine Life (kontan.co.id, 02/03/2026)

PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia menyampaikan produk tradisional masih menjadi kontributor premi terbesar hingga akhir 2025.Head of Investment Tokio Marine Life Insurance Indonesia, Kornelis Pandu Wicaksono, mengatakan secara total portofolio hingga akhir 2025, produk tradisional berkontribusi sekitar 70%, sedangkan unitlink sekitar 30%.Kornelis menyebut kondisi itu sejalan dengan tren industri yang menunjukkan pergeseran preferensi masyarakat terhadap produk proteksi tradisional.Baca Juga: Tokio Marine Life Beberkan Faktor yang Pengaruhi Kinerja Unitlink Saham pada 2026"Hal itu juga mencerminkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap manfaat perlindungan yang lebih pasti dan struktur produk yang lebih sederhana," ungkapnya kepada Kontan, Minggu (1/3/2026).

Kontribusi Premi Bancassurance Capai 20%, Zurich Life Perkuat Kolaborasi Bank (kontan.co.id, 02/03/2026)

PT Zurich Topas Life (Zurich Life) mencatatkan pertumbuhan signifikan dari kanal bancassurance pada awal tahun ini. Hingga Januari 2026, perusahaan membukukan pertumbuhan Annual Premium Equivalent (APE) dari kanal tersebut lebih dari 50% secara tahunan.Finance Director Zurich Life, Fred Chan, mengatakan pertumbuhan tersebut sejalan dengan dinamika industri asuransi jiwa. Menurut dia, kualitas bisnis dari kanal bancassurance tetap terjaga seiring penguatan kolaborasi dengan mitra perbankan.Kualitas bisnis kami tetap kuat, dan bersama mitra perbankan, kami terus memperkuat penawaran produk serta kapabilitas layanan, kata Fred kepada Kontan, Jumat (27/2/2026).

Zurich Syariah Pertahankan Status “Paling Meriah” (Info Bank, 03/03/2026)

UNTUK kali kedua dalam dua tahun terakhir, Zurich General Takaful Indonesia (Zurich Syariah) berhasil menjadi brand asuransi umum syariah "paling meriah" di media sosial. Tak hanya menjadi perusahaan yang paling ramai dibicarakan, imej Zurich Syariah di mata warga-net pada 2025 juga meningkat lebih baik dibandingkan dengan 2024.Tahun lalu, perusahaan yang dipimpin Hilman Simanjuntak selaku presiden direktur ini memperoleh total percakapan {buzz) sebanyak 183 kali. Dari sana, terlihat ada peningkatan jumlah perbincangan bernada (tone) sangat positif dari 149 pada 2024 menjadi 160 di 2025. Percakapan bernada sangat negatif juga berkurang menjadi 2.Kesuksesan Zurich Syariah untuk mempertahankan citra baik di mata publik diikuti dua perusahaan asuransi umum syariah lainnya.

INOVASI PRODUK, TEKNOLOGI, DAN LAYANAN

Penghuni Dunia Maya Paling Kenal Allianz Flexi Medical (Info Bank, 03/03/2026)

UNTUK kategori produk asuransi kesehatan, Allianz Flexi Medical menjadi yang paling terkenal di dunia maya. Produk lansiran Asuransi Allianz Life Indonesia ini menjadi yang teratas berkat raihan total indeks 536. Pencapaian ini sekaligus menegaskan keberhasilan Allianz Life Indonesia menaikkan brand awareness produknya di benak publik, khususnya pengguna internet.Tahun lalu, Allianz Flexi Medical dibicarakan sebanyak 614 kali di internet. Komentar bernada netral dan sangat positif mendominasi perbincangan. Sebanyak 221 komentar tercatat bernada sangat positif, dengan 312 buzz ber-tone netral. Meski baru di~launching pada 2024, produk ini sudah mendapat sambutan positif dari masyarakat di saluran online.

Sequis Life Bidik Loyalitas di 2 Kota Ini - Marketing.co.id (marketing.co.id, 02/03/2026)

PT Asuransi Jiwa Sequis Life memperkuat retensi nasabah prioritas melalui customer gathering di Medan (26/02) dan Batam (27/02) lalu. Kegiatan tersebut menghadirkan sekitar 690 peserta di Medan dan 200 peserta di Batam, melibatkan nasabah serta tenaga pemasar dalam forum interaktif bernuansa Imlek. Momentum ini dimanfaatkan manajemen untuk menegaskan strategi pertumbuhan berbasis loyalitas sebagai fondasi bisnis berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi regional.

ISU KONSUMEN DAN REPUTASI PUBLIK

MSIG Life Bayarkan Klaim Kesehatan dan Meninggal Dunia Senilai Rp1,07 Triliun Sepanjang 2025 (medanbisnisdaily.com, 02/03/2026)

PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (MSIG Life) membayarkan klaim kesehatan dan santunan meninggal dunia senilai Rp1,07 triliun sepanjang 2025. Nilai tersebut mencakup biaya perawatan bagi nasabah yang menghadapi risiko kesehatan serta santunan bagi keluarga yang kehilangan orang terkasih. Pembayaran klaim tersebut berlangsung di tengah lonjakan biaya medis yang signifikan. Laporan Health Trends 2026 dari Mercer Marsh Benefits mencatat medical trend rate Indonesia mencapai 17,9% pada 2025 dan diproyeksikan berada di 17,8% pada 2026. Angka ini jauh melampaui proyeksi inflasi umum nasional yang berada dalam kisaran 1,5%-3,5% pada 2025-2026 sesuai target Bank Indonesia.

Tanggapan perihal "Klaim Asuransi PRU Crisis Cover dan Premium Waiver untuk Alzheimer Ditolak Dua Kali" (mediakonsumen.com, 03/03/2026)

Selamat pagi, Menanggapi adanya aduan dari Bapak Andi pada situs www.mediakonsumen.com per tanggal 13 Februari 2025, yang berjudul " Klaim Asuransi PRU Crisis Cover dan Premium Waiver untuk Alzheimer Ditolak Dua Kali ", berikut tanggapan resmi dari kami:Prudential Indonesia telah menerima keterangan tambahan dari dokter terkait diagnosis kondisi kritis tertanggung. Berdasarkan hal tersebut, klaim telah disetujui dan dibayarkan sesuai dengan syarat dan ketentuan polis yang berlaku, dan keputusan ini telah dikomunikasikan langsung kepada Bapak Andi.Prudential Indonesia juga mengucapkan terima kasih atas masukan dan kepercayaan dari Bapak Andi terhadap Prudential Indonesia.

ISU REGULASI DAN KEBIJAKAN PEMERINTAH

UUS Sun Life Nomor Wahid (Info Bank, 03/03/2026)

POPULARITAS unit usaha syariah (UUS) milik perusahaan asuransi jiwa konvensional memperlihatkan tren yang makin kompetitif di dunia digital. Pada survei kali ini, UUS Sun Life Financial Indonesia tampil sebagai pemuncak dengan total indeks 63, sekaligus mengukuhkan citra sebagai brand UUS asuransi jiwa paling tenar di jagat maya. Eksposur ini mencerminkan brand presence yang menawan dan berhasil menyedot atensi netizen. Sepanjang 2025, UUS Sun Life tercatat dibicarakan sebanyak 63 kali.Percakapan itu didominasi sentimen sangat positif sebanyak 62 dengan 1 sentimen positif, tanpa nada negatif. Kinerja online sentiment ini sejalan dengan langkah strategis induk usahanya, Sun Life Financial Indonesia, yang dipimpin Albertus Wiroyo sebagai presiden direktur.

KAMPANYE EDUKASI DAN LITERASI KEUANGAN

Hadirkan Akses Belajar Global di Singapura demi Pengembangan SDM Unggul (mediaindonesia.com, 02/03/2026)

DI tengah dinamika dunia kerja yang semakin global dan kompetitif, kesiapan generasi muda tidak lagi hanya ditentukan oleh capaian akademik, tetapi juga oleh pengalaman praktis, kemampuan berpikir kritis, serta kepercayaan diri dalam menghadapi tantangan profesional.Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Indonesia sebanyak 7,28 juta orang per Februari 2025. Jumlah ini naik 1,1% atau 83 ribu orang dibandingkan periode yang sama tahun lalu, di mana pengangguran bergelar sarjana mengalami peningkatan 14,6%, kenaikan tertinggi dibandingkan pengangguran dari jenjang pendidikan lain. Hal ini turut mencerminkan adanya kesenjangan antara kompetensi akademik dan kebutuhan dunia kerja.

Memahami Repricing, Peserta Asuransi Wajib Tahu (liputan6.com, 02/03/2026)

Bukan hanya di Indonesia, namun juga di berbagai negara Asia dan dunia, industri asuransi sedang berada pada fase penting yaitu berdiri di persimpangan antara ekonomi yang masih sangat dinamis, perubahan kebutuhan masyarakat, serta meningkatnya inflasi biaya kesehatan.Di berbagai negara Asia seperti Singapura, Hong Kong, India, dan Thailand, biaya rumah sakit dan obat-obatan meningkat jauh lebih cepat dibanding inflasi umum. Di Eropa dan Amerika Serikat, populasi yang menua dan meningkatnya penyakit kronis seperti diabetes dan jantung juga membuat klaim kesehatan terus naik.

Anak Muda dan Generasi Sandwich Perlu Rencanakan Keuangan Sejak Dini (tribunnews.com, 02/03/2026)

Banyak anak muda berada di bawah tekanan finansial akibat tingginya biaya hidup, tanggungan keluarga, serta inflasi yang terus meningkat.Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan inflasi Indonesia hingga akhir 2025 mencapai 2,92 persen secara year on year, sementara menurut riset YouGov (Oktober 2024), sekitar 41 juta orang di Indonesia tergolong sebagai generasi sandwich, dengan mayoritas terdiri dari Milenial sebesar 53 persen dan Gen Z sebesar 26 persen.Kondisi ini berpotensi menciptakan beban finansial dan emosional berkepanjangan apabila tidak diantisipasi melalui perencanaan keuangan yang matang sejak dini.

Strategi Mengelola THR, Keuangan Tetap Sehat Usai Lebaran (beritakota.id, 03/03/2026)

THR selalu datang dengan rasa bahagia yang khas. Saldo rekening tiba-tiba terasa lebih longgar, daftar keinginan bermunculan, dan suasana menjelang Idulfitri membuat pengeluaran terasa wajarbahkan seperti kewajiban sosial. Baju baru, tiket mudik, bingkisan untuk relasi, hingga traktiran keluarga besar seolah menjadi bagian dari tradisi.Namun tak sedikit orang yang baru tersadar setelah perayaan usai: dana yang sempat terasa "berlebih" itu menghilang tanpa jejak. Persoalannya sering kali bukan karena nominal THR terlalu kecil, melainkan karena tidak ada perencanaan sejak awal. Padahal, THR adalah pemasukan non-rutin yang justru berpotensi memperbaiki fondasi keuangan keluarga jika dikelola dengan strategi yang tepat.

Perempuan semakin mengelola keuangan rumah tangga, temuan survei (id.investing.com, 03/03/2026)

Lebih dari separuh perempuan kini menjadi pengambil keputusan keuangan utama di rumah tangga mereka, menurut survei oleh Allianz Center for the Future of Retirement. Allianz , dengan kapitalisasi pasar $164,7 miliar, adalah pemain terkemuka di industri asuransi dan telah mempertahankan pembayaran dividen selama 35 tahun berturut-turut, menurut data InvestingPro .Studi tersebut menemukan 53% perempuan mengidentifikasi diri sebagai chief financial officer rumah tangga mereka, naik dari 41% pada 2021 dan 49% pada 2023. Perempuan milenial melaporkan tingkat tertinggi sebesar 63%, dibandingkan dengan 46% untuk Gen X dan 45% untuk baby boomer.

Taspen berbagi Praktik Kearsipan Bersama IndonesiaRe (mediaasuransinews.co.id, 02/03/2026)

PT Taspen menerima kunjungan benchmark penyelenggaraan kearsipan dari PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) atau IndonesiaRe. Kunjungan ini menjadi komitmen perusahaan,sekaligus pembelajaran bersama terkait pengelolaan dokumen perusahaan secara digital dan fisik.Sekretaris Taspen Henra menyampaikan kegiatan benchmarking ini menjadi wadah pembelajaran bersama sekaligus sarana berbagi praktik pengelolaan arsip yang telah diterapkan di masing-masing perusahaan."Sejalan dengan kegiatan benchmarking ini, Taspen terus berkomitmen memperkuat sistem persuratan dan pengelolaan arsip melalui berbagi pengalaman pengelolaan dokumen," ujar Henra, dikutip dari keterangan resminya, Senin, 2 Maret 2026.

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

16.871,23

IHSG

8.019,55

BI Rate

4.75 %

 

 

 

 

 

Sumber Media:

metrotvnews.com, Info Bank, marketing.co.id, mediaindonesia.com, waspada.co.id, sindomanado.com, liputan6.com, jawapos.com, viva.co.id, jpnn.com, id.investing.com, wartaekonomi.co.id, swa.co.id, mediaasuransinews.co.id, cobisnis.com, id.alongwalker.co, Ekonomi Neraca, tribunnews.com, tribunonline.com, beritakota.id, id.tradingview.com, Jawa Pos, kabarbursa.com, timexkupang.fajar.co.id, fin.co.id, markettrack.id, dki.pikiran-rakyat.com, kontan.co.id, Bisnis Indonesia, beritajejakfakta.id, desakarangbendo.id, Kontan, medanbisnisdaily.com, koranmedan.com, dan mediakonsumen.com.

DOWNLOAD PDF