AAJI Daily News - 4 Juni 2026


Kamis, 04 Juni 2026                                                                                                                               

FM-CC-AAJI-006-00          

 

OVERVIEW

Positive

Neutral

Negative

158

0

0

Online

Print

Electronic

143

11

4

 

ISSUES

  • Tentang AAJI: 49 Total News
  • Kinerja Industri dan Perusahaan Asuransi Jiwa: 76 Total News
  • Inovasi Produk, Teknologi, dan Layanan: 16 Total News
  • Isu Regulasi dan Kebijakan Pemerintah: 4 Total News
  • Kampanye Edukasi dan Literasi Keuangan: 13 Total News

 

TENTANG AAJI

Pendapatan industri asuransi jiwa turun 6 persen (msn.com, 03/06/2026)

ASOSIASI Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat total pendapatan industri asuransi jiwa pada kuartal I 2026 sebesar Rp 47,63 triliun. Angka itu merosot 6 persen dari pendapatan pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 50,66 triliun.Sepanjang Januari hingga Maret 2026, industri asuransi jiwa membukukan total pendapatan keseluruhan sebesar Rp 47,63 triliun, ucap Ketua Dewan Pengurus AAJI Albertus Wiroyo dalam siaran pers pada Selasa, 2 Juni 2026. Jika dirinci, pendapatan premi unweighted turun 0,5 persen secara year on year dari Rp 47,50 triliun menjadi Rp 47,27 triliun.

Asuransi Jiwa Parkir Rp 248 Triliun di SBN, Porsinya Capai 43,4% dari Total Investasi (kontan.co.id, 03/06/2026)

Instrumen Surat Berharga Negara (SBN) mendominasi penempatan investasi industri asuransi jiwa pada kuartal I-2026. Ketua Bidang Kerjasama Antar Lembaga, Regulator, Stakeholder Dalam Negeri dan Internasional AAJI Handojo Kusuma mengatakan penempatan investasi industri asuransi jiwa di instrumen SBN pada kuartal I-2026 mencapai Rp 248,03 triliun. "Nilainya meningkat 15,8%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya," ungkapnya dalam konferensi pers AAJI di Jakarta Selatan, Selasa (2/6/2026). AAJI mencatat SBN berkontribusi sebesar 43,4% terhadap total investasi industri yang mencapai Rp 571,70 triliun pada kuartal I-2026. Adapun porsinya meningkat jika dibandingkan capaian pada kuartal I-2025 yang sebesar 39,6%.  Handojo mengatakan penempatan investasi terbesar di SBN ditujukan untuk mendukung stabilitas jangka panjang.

Jangan Takut Mahal, Premi Asuransi Jiwa Ternyata Semurah Ini (liputan6.com, 03/06/2026)

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menilai keterjangkauan harga menjadi salah satu kunci untuk mendorong lebih banyak generasi muda memiliki perlindungan asuransi. Di tengah meningkatnya minat Gen Z terhadap produk keuangan , industri asuransi dinilai perlu lebih gencar menyosialisasikan bahwa asuransi dapat dibeli dengan premi yang relatif murah.Ketua Bidang Keuangan, Permodalan, Investasi, dan Pajak AAJI, Handoyo G. Kusuma, mengatakan masih banyak anak muda yang menganggap asuransi sebagai produk yang mahal dan sulit dijangkau. Padahal, sejumlah produk asuransi jiwa saat ini tersedia dengan premi mulai Rp 50.000 per tahun."Padahal sebenarnya asuransi kita ini enggak mahal-mahal amat, bahkan dengan Rp 50.000 saja bisa memberikan coverage selama 1 tahun penuh, dengan uang pertanggungan sekitar Rp 12 juta sampai Rp 20 juta," ujar Handoyo di Graha AAJI, Selasa (2/6/2026).Ia menjelaskan, isu keterjangkauan menjadi salah satu pertanyaan yang paling sering muncul dari kalangan muda saat mengikuti kegiatan edukasi keuangan.

 

KINERJA INDUSTRI DAN PERUSAHAAN ASURANSI JIWA

Tren Industri Asuransi Disebut Masih Positif, Tapi Ada Tantangan Ini (cnbcindonesia.com, 03/06/2026)

Direktur Hukum dan Kepatuhan PT AIA Financial, Rista Qatrini Manurung memproyeksikan industri asuransi masih positif di tahun ini. Dia mengatakan asuransi merupakan salah satu kebutuhan masyarakat sebagai upaya perlindungan, yang didukung oleh sejumlah regulasi. Industri asuransi pun menurutnya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.Hanya saja, dia pun tidak memungkiri tahun ini cukup menantang terutama dari faktor global yang sulit diprediksi. Bukan hanya itu, tingginya inflasi medis dan kurangnya literasi terkait asuransi juga menjadi tantangan yang harus dihadapi."Inflasi medis lebih-lebih dari inflasi lainnya, ini suatu fakta yang tidak bisa kita hindari. Oleh karena itu, peningkatan premi ini harus dihadapi dengan keseimbangan, kepentingan perusahaan agar tumbuh sustain, dengan keterjangkauan ekonomi, dan kesejahteraan konsumen kami," tegas Rista dalam Health Insurance Ecosystem Forum 2026, Rabu (3/6/2026).Selain dari upaya peningkatan layanan, masih ada sejumlah tantangan yang menghantui, seperti sistem operabilitas, kesiapan operasional RS, hingga tantangan pathway dan kendali medis."Masih ada banyak tantangan yang hanya bisa diselesaikan dengan kolaborasi antara rumah sakit, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Kesehatan, dan juga BPJS," pungkas Rista.

Transformasi Digital Bawa BRI Life Raih Penghargaan Ini (cnbcindonesia.com, 03/06/2026)

PT Asuransi BRI Life meraih penghargaan Best Digital Health Insurance Experience dari CNBC Indonesia. Direktur Operasional PT Asuransi BRI Life, Andrew Bain mengatakan, penghargaan ini menjadi bukti nyata dari peningkatan transformasi digital yang berdampak baik bagi konsumen."Terima kasih CNBC Indonesia, kami merasa terhormat atas Penghargaan ini. Terima kasih juga atas kerja keras tim yg senantiasa berkomitmen tranformasi ke arah yg lebih baik," ungkap Andrew dalam Health Insurance Ecosystem Forum 2026, Rabu (3/6/2026).

Punya Pengalaman 20 Tahun di Asia Pasifik, Jeffrey Woo Kini Pimpin FWD Insurance Indonesia (disway.id, 04/06/2026)

Setelah lebih dari dua dekade berkiprah di industri jasa keuangan Asia Pasifik, Jeffrey Woo kini dipercaya memimpin PT FWD Insurance Indonesia sebagai Direktur Utama.Penunjukan yang telah mendapat persetujuan OJK tersebut menjadi bagian dari langkah FWD Group untuk memperkuat pertumbuhan dan transformasi bisnis di pasar Indonesia."Jeffrey membawa pengalaman luas di industri asuransi dan jasa keuangan di kawasan Asia Pasifik, dengan rekam jejak yang terbukti dalam mendorong pertumbuhan bisnis dan inovasi yang berfokus pada nasabah. Kami yakin kepemimpinannya akan mendorong pertumbuhan berkelanjutan serta menghadirkan pengalaman asuransi yang lebih sederhana, relevan, dan mudah diakses bagi nasabah di Indonesia," kata Binayak Dutta, Senior Managing Director, Southeast Asia & Group Chief Business Operations Officer, FWD Group.

KALA PELAKU INDUSTRI SATU SUARA (Bisnis Indonesia, 04/06/2026)

Pelaku industri menyampaikan dukungan penuh atas rencana pemerintah untuk melakukan transformasi industri asuransi dan reasuransi melalui skema konsolidasi dan penguatan modal. Pembenahan itu diharapkan dapat mendongkrak kapasitas industri reasuransi di Tanah Air.Dukungan itu disampaikan oleh sejumlah pelaku industri asuransi nasional dalam BIG Financial Insight 2026 di Wisma Bisnis Indonesia, Selasa (2/6).Penguatan industri reasuransi domestik dinilai perlu terus didorong karena tingkat permodalan yang masih belum mumpuni.Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Bidang Teknik Reasuransi, akumulasi permodalan sembilan reasuransi dalam negeri hanya sekitar Rp7,7 triliun. Jumlah itu lebih rendah dibanding modal perusahaan asuransi jumbo selaku cedant, seperti Tugu Insurance (Rp10,5 triliun), Asuransi Astra (Rp8,35 triliun), dan ACA (Rp7,24 triliun).Direktur Teknik dan Operasi Indonesia Re Delil Khairat menilai salah satu persoalan mendasar industri reasuransi nasional adalah struktur pasar yang terfragmentasi.

OJK Ingatkan Kenaikan BI Rate Berefek ke Kinerja Investasi & Likuiditas Asuransi Jiwa (kontan.co.id, 03/06/2026)

Suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI Rate meningkat sebesar 50 basis poin menjadi 5,25%. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kenaikan BI Rate berdampak pada penurunan kinerja investasi industri asuransi. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono menerangkan kenaikan BI Rate akan mendorong naiknya tingkat suku bunga, sehingga bisa berdampak pada penurunan yield instrumen investasi perusahaan asuransi. "Kalau BI rate naik, maka tingkat suku bunga naik, sehingga yield dari instrumen investasi yang dimiliki oleh perusahaan asuransi akan turun," ujarnya saat ditemui usai acara BIG Financial Insight 2026, di Jakarta Selatan, Selasa (2/6/2026).  Ogi menyebut apabila  yield  investasi terdampak kenaikan BI Rate, tentu bisa mempengaruhi juga kinerja keuangan perusahaan asuransi. "Kalau berbanding terbalik, tingkat suku bunga naik, maka  market  value  turun. Jadi, kalau investasinya turun, berarti ada selisih waktu misalnya saat dia beli 100, sekarang tinggal 90, gap-nya 10. Itu kena ke keuangan atau laporan keuangan laba ruginya," katanya. Selain mempengaruhi nilai investasi, Ogi menerangkan kenaikan BI Rate juga menimbulkan tantangan dari sisi likuiditas. Dia bilang perusahaan asuransi seringkali menghadapi dilema ketika nilai investasinya turun, sedangkan mereka harus memenuhi kewajiban pembayaran klaim atau manfaat kepada pemegang polis. Sebab, dana premi yang terkumpul dari pemegang polis sebagian besar ditempatkan pada instrumen investasi. "Soal liquidity, perusahaan asuransi tidak mau cut loss.

Prudential Indonesia Cetak Laba Bersih Rp 2,4 Triliun, Ditopang Hasil Investasi (kompas.com, 03/06/2026)

PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) membukukan laba bersih senilai Rp 2,4 triliun hingga akhir 2025. Angka tersebut naik 44 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp 1,7 triliun. Laba setelah pajak tersebut ditopang oleh pendapatan premi senilai Rp 21,1 triliun per Desember 2025, angka itu naik 2 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kinerja 2025 mendorong jumlah aset  Prudential  Indonesia menjadi Rp 64,3 triliun.  Presiden Direktur Prudential Indonesia Tony Benitez menuturkan, kinerja bisnis perusahaan sepanjang 2025 didukung oleh fondasi keuangan yang kokoh, serta kemampuan perusahaan untuk beradaptasi dengan dinamika industri. "Kinerja ini didukung oleh fokus berkelanjutan Prudential Indonesia dalam menghadirkan solusi perlindungan dan layanan yang relevan melalui inovasi produk, penerapan teknologi, serta penguatan pengalaman Nasabah secara menyeluruh (end-to-end)," kata dia dalam konferensi pers Full Year Performance 2025, Rabu (3/6/2026).

Prudential Fokus Kelola Dana Jangka Panjang di Tengah Pelemahan IHSG (akurat.co, 03/06/2026)

Pelemahan tajam pasar saham domestik tidak mengubah strategi investasi PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia).Di tengah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang merosot 4,11% (254,36 poin) ke 5.941,07 pada perdagangan Rabu (3/6/2026), perusahaan asuransi jiwa tersebut menegaskan tetap berpegang pada pendekatan investasi jangka panjang yang berorientasi hingga puluhan tahun ke depan. Chief Financial Officer Prudential Indonesia, Adit Trivedi mengatakan, gejolak pasar dalam jangka pendek tidak memberikan dampak material terhadap arah investasi perusahaan karena mayoritas portofolio dikelola untuk memenuhi kewajiban jangka panjang kepada nasabah."Kami memiliki berbagai pilihan dana investasi, mulai dari unitlink, dana pendapatan tetap, dana global offshore, hingga dana investasi domestik. Dalam menentukan investasi, kami fokus pada fundamental yang kuat, terutama di sektor konsumen, kesehatan, dan komunikasi," ujar Adit di Jakarta, Rabu (3/6/2026). Menurutnya, prinsip utama pengelolaan investasi Prudential adalah menjaga kinerja portofolio dalam horizon jangka panjang. Karena itu, fluktuasi pasar harian maupun bulanan tidak menjadi faktor utama dalam pengambilan keputusan investasi. "Fokus utama kami adalah jangka panjang.

 

INOVASI PRODUK, TEKNOLOGI, DAN LAYANAN

Perkuat Pasar, Asuransi Inhealth Kenalkan Logo Baru (cnbcindonesia.com, 03/06/2026)

PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Inhealth) selaku anak perusahaan PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) memperkuat positioning sebagai bagian dari kelompok usaha Indonesia Financial Group (IFG) melalui penyelarasan identitas visual Perusahaan. Perubahan logo ini dilakukan pada Selasa 2 Juni 2026 di Kantor Pusat Inhealth Tower, Jakarta serta 12 kantor pemasaran, 11 kantor operasional, dan 34 kantor layanan di seluruh Indonesia.Direktur Kepatuhan merangkap Plt. Direktur Utama Inhealth Marihot H. Tambunan menjelaskan sejak 2008, Inhealth terus bertumbuh sebagai bisnis asuransi berbasis solusi managed care yang terintegrasi dan adaptif.Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) pada triwulan I-2026, Inhealth konsisten tercatat sebagai perusahaan asuransi dengan capaian market share terbesar di industri asuransi kesehatan kumpulan. Melayani lebih dari 1,7 juta pengguna jasa layanan, Inhealth menjadi penyedia jasa perlindungan kesehatan yang diandalkan oleh karyawan dan masyarakat Indonesia.

Tips Agatha Suci Pilih Asuransi Jiwa yang Tepat, Melek Literasi Keuangan Sejak 19 Tahun (disway.id, 04/06/2026)

Sebagai penyanyi dan public figure, Agatha Suci merasa sangat penting dan perlu memiliki proteksi dalam hidupnya.Karena itu dirinya melek literasi keuangan dan memiliki beberapa proteksi diri dari mulai asuransi jiwa hingga kesehatan.Hal itu, kata ibu muda itu, karena dirinya tak hanya mencari nafkah tetapi juga menafkahi para pegawainya.Bahkan ia sudah memiliki proteksi sejak dirinya berpenghasilan di usia Gen Z."Saya sudah memiliki asuransi sejak saya berpenghasilan. Saya ingat kali pertama saya berpenghasilan adalah usia 19 tahun, saat itu menyanyi. Dan sejak itu semakin tumbuh, saya sadar bahwa saya harus punya proteksi," katanya sata menjadi narasumber di acara Asuransi Jiwa FWD Income Prosperity baru-baru ini.Menanggapi tentang produk FWD Income Prosperity, Agatha Suci selaku public figure mengatakan, merencanakan perlindungan bagi keluarga terasa lebih mudah dengan adanya produk asuransi jiwa yang memiliki manfaat yang terstruktur.

Perkuat Layanan bagi Nasabah, Generali Indonesia Resmikan Generali Center Surabaya (olenka.id, 03/06/2026)

PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) meresmikan lokasi baru Generali Center Surabaya yang berlokasi di Pakuwon Tower Lantai 27, Jalan Embong Malang No. 21-31, Kedungdoro, Tegalsari, Surabaya, yang sebelumnya berlokasi di Gedung Intiland, Kota Surabaya. Relokasi kantor ini merupakan upaya Generali Indonesia untuk memperkuat kualitas layanan dan memberikan kenyamanan yang lebih baik kepada para nasabah. Peresmian dilakukan secara simbolis oleh direksi Generali Indonesia, Rebecca Tan selaku President Director and CEO, dan Jutany Japit selaku Director and Chief Agency Officer, yang juga turut dihadiri oleh karyawan dan para tenaga pemasar pada Jumat, 29 Mei 2026. Perpindahan Generali Center Surabaya merupakan bagian dari langkah strategis kami yang terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas layanan yang berpusat pada kebutuhan nasabah dan menghadirkan kenyamanan melalui standar pelayanan yang semakin tinggi. Relokasi ini juga mencerminkan komitmen kami dalam menghadirkan kemudahan akses layanan yang lebih baik bagi nasabah, ungkap Rebecca dalam keterangannya, Rabu (3/6/2026).

Usaha Patungan Asuransi Mahindra dan Manulife Berlanjut; Mendapat Persetujuan Dari Kementerian Urusan Korporasi (antaranews.com, 03/06/2026)

Mahindra dan Manulife mengumumkan kemitraan untuk mendirikan bisnis asuransi jiwa pada tanggal 12 November 2025. Kedua perusahaan mengkonfirmasi pendirian perusahaan patungan bernama Mahindra Manulife Insurance Limited (MMIL) setelah mendapat persetujuan dari Kementerian Urusan Korporasi. Pendirian MMIL merupakan langkah selanjutnya dalam proses tersebut.Usaha patungan ini memadukan kehadiran kuat Mahindra di India dengan keahlian global Manulife untuk membangun perusahaan asuransi jiwa yang sederhana, berfokus pada pelanggan, berbasis AI, dan mengutamakan layanan digital.

 

ISU REGULASI DAN KEBIJAKAN PEMERINTAH

OJK Tegaskan Konsolidasi Asuransi Tidak Mematikan Perusahaan Kecil (bisnis.com, 03/06/2026)

Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) menegaskan konsolidasi di industri perasuransian tidak bertujuan mematikan perusahaan berskala kecil, melainkan mendorong penguatan kapasitas dan kapabilitas pelaku usaha.Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono berujar kapasitas di sini artinya perusahaan asuransi perlu memiliki permodalan dan ekuitas yang cukup untuk meng absorb risiko yang ditanggung."Kalau kita punya modal yang kecil, kemampuan untuk meng absorb risiko juga kecil," tuturnya dalam acara BIG Financial Insight di Wisma Bisnis Indonesia, Jakarta, Selasa (2/6/2026).Dilanjutkan Ogi, perusahaan asuransi juga perlu memiliki kapabilitas yang memadai dalam mengelola risiko. Menurutnya, risk management di industri asuransi lebih kompleks dibandingkan di industri perbankan.Di perbankan, jelasnya, risk management berupa asset side , sedangkan di asuransi all side karena mencakup liability adalah kewajiban masa depan, actual risk , dan aset yang diinvestasikan.

 

KAMPANYE EDUKASI DAN LITERASI KEUANGAN

Dua Sekolah Indonesia Raih Penghargaan AIA Healthiest Schools 2026 (mediaasuransinews.co.id, 03/06/2026)

PT AIA Financial (AIA) memberikan apresiasi kepada dua sekolah terbaik nasional dalam ajang kompetisi proyek sekolah sehat AIA Healthiest Schools 2026. Kedua sekolah yang meraih penghargaan adalah SDN Cipedak 01 Jakarta sebagai pemenang kategori Sekolah Dasar (SD) dan SMP IL Kapten Fatubaa dari Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, sebagai pemenang kategori Sekolah Menengah Pertama (SMP).Kedua sekolah tersebut selanjutnya akan mewakili Indonesia dalam kompetisi regional AIA Healthiest Schools di Bangkok pada Juli 2026, bersama sekolah-sekolah dari berbagai negara di Asia Pasifik tempat AIA beroperasi.Presiden Direktur AIA, Harsya Prasetyo, mengatakan bahwa pihaknya ingin berkontribusi terhadap kualitas generasi bangsa dan menjadikan gaya hidup sehat sebagai bagian dari perjalanan belajar setiap anak. Itulah mengapa AIA Healthiest Schools menghadirkan modul pembelajaran yang dirancang secara khusus bagi siswa-siswi di Asia Pasifik termasuk Indonesia yang dapat diakses secara gratis, fleksibel, dan menyenangkan, lalu dilanjutkan dengan Kompetisi Proyek Sekolah Sehat.

Kenaikan Tarif Layanan Medis Picu Kenaikan Biaya Kesehatan (mediaindonesia.com, 04/06/2026)

INFLASI medis menjadi salah satu penyebab kenaikan biaya kesehatan dalam beberapa tahun terakhir. Di Indonesia, kenaikan biaya medis tercatat lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di kisaran 5%. Artinya, kenaikan tarif layanan kesehatan meningkat jauh lebih cepat dibandingkan kemampuan ekonomi rata-rata masyarakat. Temukan lebih banyakKondisi ini turut memicu kekhawatiran masyarakat terhadap keberlanjutan perlindungan kesehatan yang dimiliki, terutama terkait biaya asuransi agar tetap terjangkau di tengah risiko penyakit dan biaya perawatan yang terus meningkat. Kenaikan biaya kesehatan juga terlihat dari meningkatnya pengeluaran kesehatan di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Data World Bank menunjukkan pengeluaran kesehatan per kapita Indonesia meningkat dari sekitar US$118 pada 2019 menjadi sekitar US$132 pada 2023.

Squawk Box - Asuransi Jiwa Ajak Masyarakat Melek Proteksi Sejak Dini & Aktif Berbuat Kebaikan di JFF 2026 (CNBC INDONESIA, 03/06/2026)

Transmedia bersama lembaga penjamin simpanan maupun regulator dan pelaku di berbagai industri tanah air menggelar jogja Financial Festival 2006. Dalam acara ini tak hanya menyajikan seksi atau sesi, diskusi interaktif bersama para penonton. Sebaliknya juga menghadirkan berbagai aktiviti menarik di sejumlah put. Dalam acara ini asociasi asuransi jiwa Indonesia atau AJI bersama segal-segala Satu anggotannya, Yakni PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia malu aktiviti diput mengeluar sesi edukasi proteksi kesehatan. Hingga pengenalan terkait program kebaikan atau beramal seraya menjaga diri dengan dukungan asuransi kecelakaan diri. Sima keliputan khusus saya bersama jurukamera Terry Van Stiba yang sudah kami rekam sebelumnya. Terima kasih kerana menonton. Pekirsa sebagai langkah untuk meningkatkan kesadaran akan plakaksi jiwa di Indonesia asosiasi asuransi jiwa Indonesia berpakaibusi dalam Jogja Financial Festival 2020 dimana mereka melakukan pemberiksaan kesehatan secara gapis, sosialisasi dan ajakan untuk berbagi. Bagaimana lengkapnya? Simak liputannya.

Health Insurance Ecosystem Forum - Tata Ulang Ekosistem Asuransi Kesehatan: Regulasi Baru, Pengendalian Biaya & Transformasi Model Layanan (CNBC INDONESIA, 03/06/2026)

Masih bersama dengan saya Maria Katarina dalam special program Health Insurance Ecosystem Forum 2026 yang bertajuk Tata Ulang Ecosistem Asuransi Kesehatan, Regulasi Baru, Pengendalian Biaya, dan Transformasi Model Layanan.  Acara ini terselenggara berkat dukungan dari InHealth, AIA, Tugu Reasuransi Indonesia,  dan MSIG Life. Menyambung diskusi-diskusi sebelumnya, di segmen ini kami akan kembali mengajak Anda untuk membedah lebih mendalam mengenai strategi perusahaan asuransi menghadapi lonjakan inflasi medis serta upaya pemerintah melalui Kementerian Kesehatan untuk memperkuat integrasi BPJS Kesehatan rumah sakit dan asuransi komersial agar sistem kesehatan di Indonesia ini dapat lebih efisien dan juga berkelanjutan.

IFG Life Salurkan Hewan Kurban untuk Karyawan dan Warga Sekitar (faceindonesia.co.id, 03/06/2026)

Dalam rangka menyambut Idul Adha 1447 Hijriah, PT Asuransi Jiwa IFG Life kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui program donasi hewan kurban.Tahun ini, perusahaan menyalurkan satu ekor sapi dan tiga ekor kambing yang disembelih di Masjid Baiturrahim, Kantor IFG Life Juanda, Jakarta, pada Jumat (29/5/2026).Program kurban tersebut ditujukan bagi karyawan IFG Life serta masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi penyembelihan. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat nilai kebersamaan, empati, dan solidaritas sosial.Pelaksanaan kurban juga merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) IFG Life yang secara konsisten dijalankan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sandang Predikat The Best Service Provider dari BRI Life, Brawijaya Hospital Luncurkan Program Wellness bagi Nasabah (mediakawasan.co.id, 03/06/2026)

Penghargaan The Best Service Provider yang diberikan BRI Life kepada Brawijaya Hospital menjadi cerminan kepercayaan terhadap kualitas layanan kesehatan yang diberikan kepada para peserta asuransi. Tidak berhenti pada aspek pelayanan medis, Brawijaya Hospital juga terus memperkuat perannya dalam edukasi kesehatan melalui program wellness yang digelar khusus bagi nasabah BRI Life di Hotel Aston Kuningan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).Program ini dirancang sebagai sarana berbagi pengetahuan kesehatan secara langsung dari para dokter spesialis kepada masyarakat. Beragam topik dibahas, mulai dari kemajuan teknologi kedokteran, deteksi dini penyakit, hingga langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan jangka panjang.Antusiasme peserta terlihat sepanjang acara.

Gaya Hidup vs Pinjol: Sequis Life Bekali Karyawan Cerdas Finansial demi 'Better Tomorrow' (wartakota.tribunnews.com, 04/06/2026)

Di tengah gempuran tren gaya hidup modern, fenomena FOMO (Fear of Missing Out), serta kemudahan akses dana instan dalam kedipan mata, pengelolaan keuangan yang sehat kini menjadi barang mewah yang menantang. Menyikapi realitas yang mengkhawatirkan ini, PT Asuransi Jiwa Sequis Life (Sequis Life) mengambil langkah nyata dengan menggelar The Financial Literacy Talk-show bertajuk "Seimbang Gaya Hidup Tanpa Terjebak" pada Rabu, 3 Juni 2026. Melalui forum edukatif ini, perusahaan berkomitmen untuk mengikis perilaku konsumtif impulsif di kalangan internalnya. Langkah preventif ini dirancang khusus untuk membangun kesadaran para karyawan agar tidak terjebak dalam pusaran utang piutang digital, serta mendorong pengambilan keputusan finansial yang jauh lebih bijaksana demi mewujudkan masa depan yang aman atau "Better Tomorrow". Agenda ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan bagian integral dari inisiatif Better Tomorrow with Sequis--sebuah platform keberlanjutan Sequis Life yang berfokus memberikan perlindungan nyata bagi masyarakat.  Sekaligus, aksi korporasi ini menjadi sokongan kuat terhadap Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) 2026 yang diinisiasi oleh pemerintah melalui edukasi finansial yang kontekstual dan relevan.

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

18.032,90

IHSG

5.734,26

BI Rate

5.25 %

 

 

 

 

 

Sumber Media:

msn.com, tribunnews.com, tempo.co, bisnis.com, kontan.co.id, id.tradingview.com, Riau Post, akurat.co, wartaekonomi.co.id, Radar Surabaya, infobanknews.com, investortrust.id, Malang Posco Media, harianbasis.co, olenka.id, mediaasuransinews.co.id, koranmanado.co.id, asatunews.co.id, readers.id, megapolitanpos.com, pojokpapua.id, persen.id, kalselbabusalam.com, viv.co.id, liputan6.com, wmhg.org, cnbcindonesia.com, paradapos.com, wanitaindonesia.co, mediaindonesia.com, wartakota.tribunnews.com, qoo10.co.id, metrotvnews.com, Berita Kota Makassar, liputanindo.id, CNBC INDONESIA, Kontan, fortuneidn.com, Pas FM, seremonia.id, arahjatim.com, senator.id, jatengonline.com, reqnews.com, editorialindonesia.id, sonaindonesia.com, suara-rakyat.id, sriwijayatoday.com, tabloidputrapos.com, disway.id, jpnn.com, Pasundan Ekspres, jakartaglobe.id, jabar.tribunnews.com, galamedia.pikiran-rakyat.com, jabarekspres.com, jabar.jpnn.com, inilahkoran.id, bandungraya.inews.id, rmoljabar.id, jabar.pikiran-rakyat.com, faceindonesia.co.id, Bisnis Indonesia, eranesia.id, Info Bank, kompas.com, jawapos.com, investor.id, viva.co.id, kompas.id, merdeka.com, medcom.id, Batam Pos, voi.id, jakarta.suaramerdeka.com, rmol.id, rm.id, koran-jakarta.com, krjogja.com, swa.co.id, Haluan Padang, industry.co.id, marketing.co.id, cobisnis.com, businessupdate.id, babeindonesia.com, mediakompeten.co.id, indonesiatelegraph.com, infonasional.com, fenesia.com, mediakawasan.co.id, marketeers.com, kompastimur.com, antaranews.com, dan imq21.com.

DOWNLOAD PDF