GLOSSARY

Singkapan bisnis asuransi jiwa dan kesehatan. Hilangnya seseorang yang sangat penting karena kematian, ketunaan, sakit, keluar, dipenjara atau pensiun, tersingkaplah berbagai hal antara lain keahlian individu ini, bisa terjadi kerugian penghasilan, pangsa pasar, hilangnya kesempatan riset dan pengembangan, adanya sederetan kredit yang belum terbayar dan perusahaan. Juga ada pengeluaran ekstra yang sehubungan dengan latihan dan penempatan tenaga pengganti orang penting tersebut yang semuanya dapat ditutup oleh asuransi jiwa dan kesehatan.
Sisa ketidakmampuan. Suatu ketidakmampuan yang menghalangi tertanggung melakukan baik dalam beberapa kewajiban-kewajiban dari tugas yang biasa dikerjakannya atau keterlibatan dalam pekerjaan yang secara penuh waktu.
Sisa masa asuransi. Jangka waktu asuransi dikurangi dengan umur polis.
Sistem informasi manajemen. Sistem yang memproses data dan hasilnya akan menjadi informasi yang dapat dipakai oleh mereka yang memerlukannya
Sistem keagenan umum. Cara pendistribusian yang banyak menggunakan agen-agen umum dari pada menggunakan kantor-kantor cabang untuk menjual asuransi jiwa dan kesehatan. Lihat : general agent.
Sistem pembayaran pra-otorisasi. Cara pembayaran dimana pemegang polis menanda tangani 2 bagian otorisasi untuk membayar premi asuransi. Bagian pertama memberi kuasa pada perusahaan asuransi untuk menarik dari rekening bank pemegang polis jumlah premi yang akan dibayar. Bagian kedua, memberi kuasa kepada bank untuk membayar kepada penanggung atas nama pemegang rekening yang tidak ditandatangani oleh pemegang polis. Jika digunakan cek maka disebut pre-autorized cheque (pac) payment.
Sistim debit. Sistim pemasaran asuransi jiwa per wilayah
Sistim distribusi penjual bergaji. Sistim distribusi yang menggunakan karyawan bergaji dari perusahaan asuransi untuk menjual dan memelihara polis. Karyawan dapat bekerja baik dengan agen ataupun secara bebas dan sering digunakan untuk distribusi produk asuransi kumpulan.
Sistim kredit. Sistem yang digunakan dalam underwriting untuk menetapkan golongan risiko sebagai dasar penyesuaian tarip premi.
Sistim uang muka dan tunggakan. Sistim akunting premi yang dipakai untuk asuransi rakyat. Dibawah sistim ini, kantor pusat membebani agen dengan semua premi yang belum dibayar dan polis-polis yang dipelihara/ ditanganinya. Bila agen menyetorkan uang premi yang dikumpulkannya, maka agen masih berhutang sebesar sisa premi yang seharusnya disetor.
Skala penilai grafik. Teknik menilai kinerja, di mana penilai menggunakan daftar khusus yang ada hubungannya dengan kinerja untuk menentukan tingkat kinerja karyawan yang sedang dinilai.
Skala premi. Daftar tarip premi berdasarkan golongan usia.
Klausula. Ketentuan polis yang melindungi maslahat polis (dengan persyaratan tertentu) dan tuntutan para kreditur sitertunjuk (termaslahat) pada saat maslahat telah dibayarkan kepada sitertunjuk maka sitertunjuk kehilangan perlindungan polis tersebut. Kreditur dapat menuntut kepada sitertunjuk.
Standar dapat diasuransikan. Ketentuan standar untuk dapat diasuransikan.
Standar minimum. Kriteria terendah dari risiko agar dapat diasuransikan.  Contoh : perusahaan asuransi jiwa mensyaratkan seorang tertanggung (non kumpulan) bebas dari terminal illness (penyakit - penyakit parah).
Statistik kependudukan. Statistik yang disusun berdasarkan kelompok usia, jenis kelamin, pendapatan, pekerjaan, pendidikan, etnik, wilayah dan sebagainya.
Status tertanggung saat ini. Ketentuan jaminan sosial dimana keluarga dan pekerja yang sudah meninggal dapat menerima maslahat bila pekerja tidak lagi ditanggung sepenuhnya.
Sub - agen. Seseorang / individu yang melapor ke perusahaan asuransi melalul agen lain.
Risiko substandard / dibawah standar. Orang yang mempunyai risiko di atas rata-rata yang perlu dibebani premi tambahan.
Suku bunga. Presentase dan uang pokok yang dibebankan kepada pemakai uang.